Tentang
Program
Cerita Publikasi Bergabung
Donasi

Yayasan IAR Indonesia

Silakan atur halaman utama di Settings → Reading → Your homepage displays dan pilih A static page, lalu pilih halaman dengan template Home.

Petualangan Karmila & Gito Menyelamatkan Orangutan

Petualangan Karmila & Gito bersama Owa Kelempiau

Buku Panduan Mitigasi Interaksi Negatif Manusia – Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Wilayah Urban

 

Buku Panduan Mitigasi Interaksi Negatif Manusia – Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Wilayah UrbanStudi Kasus: Lanskap Muara Angke, Jakarta Utara

 

Keluar dari Bayang-bayang: Mengungkap dan Melawan Perdagangan Ilegal Kukang Indonesia

Mengungkap dan Melawan Perdagangan Ilegal Kukang Indonesia

PETUALANGAN MANTIR: PETAKA RIMBA

Alam sedang tidak baik-baik saja. Akibat ulah beberapa manusia, seluruh penduduk desa terkena petaka. Apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana Rimba dan kawan-kawannya mengatas hal ini?

 

Buku Saku Saling Sehat (2)

Zoonosis adalah penyakit atau infeksi yang ditularkan dari hewan ke manusia maupun sebaliknya. Zoonosis dapat berdampak pada masyarakat dengan mengancam kesehatan hewan yang menyebabkan penyakit, penurunan produkvitas, dan kematian; mengancam mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada hewan; serta mengancam kesehatan manusia sendiri dengan penyakit dan kematian yang akan berdampak pada kerugian sosial dan ekonomi secara signifikan.


Pasar hewan telah menjadi salah satu sumber ancaman nyata penyebaran zoonosis. Kondisi setelah pandemi Covid-19 saat ini dapat menjadi momentum untuk menguatkan protokol pencegahan penyebaran zoonosis. Area pasar hewan berskala besar di Kota Bandung, yakni Pasar Burung Sukahaji, dipilih untuk dijadikan percontohan penerapan pencegahan zoonosis. Pasar ini memiliki komoditas satwa yang bervariasi. Beragamnya komoditas satwa yang diperjualbelikan di pasar ini menjadikan pencegahan zoonosis dirasa penting untuk dilakukan mengingat banyaknya jumlah pembeli yang berkunjung serta potensi penyebaran yang lebih luas lagi dari dan melalui pengunjung pasar dari dan ke luar area pasar.

Komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dibutuhkan sebagai langkah pencegahan zoonosis multi sektoral. Pada tahun 2022-2023 telah dilakukan diskusi kelompok terpumpun (DKT) lintas sektor merupakan langkah awal untuk menginisiasi teknis pencegahan zoonosis di Pasar Burung Sukahaji dan sekitarnya. Ketiga DKT tersebut telah menghasilkan kesepakatan bersama untuk melanjutkan kegiatan pencegahan zoonosis di Pasar Burung Sukahaji secara berkesinambungan. Pada pertengahan tahun 2023 dimulailah kegiatan pengabdian masyarakat setiap bulan di Pasar Burung Sukahaji dengan bekerjasama dengan para pemangku kepentingan.

Buku saku ini merupakan elaborasi seluruh materi dari berbagai pihak yang telah mengisi sesi “Satwa dan Lingkungan Sehat, Sejahtera Masyarakatnya (SALING SEHAT)” selama tahun 2023-2024 ini. Materi dalam buku ini dikemas secara singkat dan menarik agar menjadi panduan cepat bagi para pedagang di Pasar Burung Sukahaji dalam mempraktikkan konsep Satu Kesehatan Satu Kesejahteraan (One Health One Welfare) untuk meminimalisir risiko penularan zoonosis.

Buku Saku Saling Sehat

Buku Saku Saling Sehat: Satwa dan Lingkungannya Sehat, Sejahtera Masyarakatnya

 

PRAKATA

Pandemi Covid-19 mengingatkan manusia mengenai pentingnya peran semua bagian kehidupan, yaitu manusia, hewan, dan lingkungan. Ketika keseimbangan terganggu, semua bagian akan merasakan dampaknya secara langsung baik dalam rumah tangga hingga pandemi di seluruh dunia.

Manusia, hewan, dan lingkungan saat ini sangat dekat dalam interaksi langsung dan tidak langsung. Bentuk interaksi seperti alih fungsi habitat, pemeliharaan hewan domestik dan satwa liar, perburuan satwa liar, perdagangan satwa, dan konsumsi satwa liar. Interaksi ini dapat meningkatkan risiko zoonosis.

Zoonosis adalah penyakit atau infeksi yang ditularkan dari hewan ke manusia maupun sebaliknya. Zoonosis dapat berdampak pada masyarakat dengan mengancam kesehatan hewan yang menyebabkan penyakit, penurunan produktivitas, dan kematian; mengancam mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada hewan; serta mengancam kesehatan manusia sendiri dengan penyakit dan kematian yang akan berdampak pada kerugian sosial dan ekonomi secara signifikan. Melalui buku saku ini, materi yang disajikan dapat memberikan informasi awal mengenai One Health, risiko penyakit, dan peran semua pihak dalam pencegahan zoonosis dan penyakit infeksius baru.

Prosiding Refreshment Training Kolaborasi dalam Pencegahan Zoonosis di Masyarakat dengan Pendekatan One Health

Prosiding Kegiatan Refreshment Training Kolaborasi dalam Pencegahan Zoonosis di Masyarakat dengan Pendekatan One Health Kabupaten Ketapang Tahun 2025

__

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat dan hidayah-Nya sehingga Refreshment Training dengan judul “Kolaborasi Dalam Pencegahan Zoonosis Di Masyarakat Dengan Pendekatan One Health” dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Refreshment Training ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi antar stakeholder untuk meningkatkan pemahaman penanganan zoonosis di Ketapang dan meningkatkan komunikasi para pihak khususnya terkait penularan dan pencegahan rabies serta risiko penyakit infeksius baru dari satwa liar.

Pada kegiatan ini, dipresentasikan mengenai risiko zoonosis dari satwa liar dan interaksi antara satwa liar dan manusia yang semakin meningkat, pencegahan dan upaya penanganan rabies dari Dinas Kesehatan serta Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Ketapang, serta presentasi mengenai surveilans berbasis masyarakat yang dapat digunakan untuk memperkuat jalinan informasi dan komunikasi mengenai zoonosis dan penyakit infeksius baru. Hasil dari Refreshment Training kemudian didokumentasikan dalam prosiding.

Refreshment Training ini dapat terlaksana dengan sukses atas kolaborasi dari para stakeholder di Ketapang. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyelenggaraan dan penyusunan prosiding, sehingga saran dan kritik yang membangun sangat diperlukan. Semoga prosiding ini bermanfaat bagi para pembaca dan pihak yang memerlukan.

Ketapang, Maret 2025

Tim Penyusun

Out of the Shadows – Exposing and Opposing Indonesia’s Illegal Slow Loris Trade